Rabu, 10 April 2013


Ada 4 lilin yang menyala
Sedikit demi sedikit habis meleleh.
Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka

lilin pertama berkata: 
"Aku adalah DAMAI." 
"Namun manusia tak mampu menjagaku:
maka lebih
baik aku mematikan diriku saja!"
Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Lilin kedua berkata: 
"Aku adalah IMAN." 
"Sayang aku tak berguna lagi." 
"Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala."
Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:
"Aku adalah CINTA" 
"Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala." 
"Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna."
"Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya." Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga...
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan
melihat ketiga Lilin telah padam. 
Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata:
"lho apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!"
Lalu ia mengangis tersedu-sedu"

Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata:
"Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap
dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya:
" Akulah H A R A P A N "
dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali 
ketiga Lilin lainnya.
apa yang tidak pernah mati hanyalah 
H A R A P A N
yang ada dalam hati kita....dan masing- masing kita semoga dapat menjadi alat,
seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Iman, Damai,Cinta dengan HARAPAN-nya!

Rabu, 03 April 2013

P-A

Ciyus teyusss... Humor dulu ahh...
Percakapan Penggembala Kambing
Suatu hari pemuda berpapasan dengan seorang gembala kambing. Terjadilah percakapan seperti ini.

Pemuda: Pak, boleh nanya nih?

Gembala: Boleh

Pemuda: Kambing-kambing Bapak sehat sekali. Bapak kasih makan apa?


Gembala: Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?

Pemuda: Mmm…yang hitam dulu deh…

Gembala: Oh, kalau yang hitam, ia makannya rumput gajah

Pemuda: Oh kalau yang putih?

Gembala: Yang putih juga…

Pemuda: Hmmmm….kambing-kambing ini kuat jalan berapa kilo Pak?

Gembala: Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?

Pemuda: Mmmm yang hitam dulu deh…

Gembala: Oh, kalau yang hitam, 4km sehari

Pemuda: Kalau yang putih?

Gembala: Yang putih juga…

Medengar jawaban itu, si pemuda mulai gondok.

Pemuda: Kambing ini menghasilkan banyak bulu nggak Pak per tahunnya?

Gembala: Yang mana dulu nih? Yang hitam atau yang putih?

Pemuda (dengan kesalnya) yang hitam dulu deh..

Gembala: Oh yang hitam banyak…10 kg/tahun.

Pemuda: Kalau yang putih?

Gembala: Yang putih juga

Pemuda: BAPAK KENAPA SIH SELALU NGEBEDAIN KEDUA KAMBING INI, KALO JAWABANNYA SAMA?!

Gembala: Oh begini Dik. Soalnya yang hitam itu punya saya…

Pemuda: Oh, begitu Pak. Maaf, kalo saya emosi…kalo yang putih?

Gembala: Yang putih juga.